Entri Populer

Kamis, 27 April 2017

From Inside


Dunia ini penuh dengan Laki-laki Bajingan.
Maksudku banyak Pria berwatak licik yang hanya ingin mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri.
Entah bagaimana bentuknya ? Entah Bagaimana Caranya? -mereka bahkan tak peduli perasaan wanitanya, hanya untuk mendapatkan kepuasannya saja.

Tapi lebih dari itu, Tidak pernah ada Putih jika Hitam Tidak ada.
Pria Bijaksana juga masih disisakan diantara banyaknya Pria Bajingan, Untuk Mengisi Yang pernah Runtuh dari Wanitanya, Agar kembali Utuh dan kuat. Entah bagaimana Ceritanya ? Entah Bagaimana Caranya ? Sang Pria bahkan bisa mengabaikan keinginannya dan mendahulukan keinginan wanitanya.

---
Aku beruntung bertemu dengan Pria Baik itu setelah sebelumnya bertemu sang Bajingan.
Karna itu membuatku belajar sesuatu - yang tak ternilai dalam Hidupku- , dimana tak semua yang berbuat Baik, Memiliki Niat yang baik. Dan Tak semua yang Berbuat Buruk memiliki Niat Buruk.
 
Seperempat keberanian, dan sisanya adalah Kebodohan. Begitulah caraku memandang Cinta ketika aku bertemu dengan Bajingan Pertama di Hidupku. Cinta memang telah membutakan segalanya dan mampu membuat apapun yang dimilikinya terlihat Indah.
Tapi Waktu itu terasa Menakjubkan, Bajingan yang Lihai selalu bisa membuat dirinya menjadi Seolah yang terpenting. Dan terasa seperti Cinta Pertama dan terbaik.

Bahkan tak diragukan, Jika hanya Seorang Bajingan yang mampu   Mengucapkan Kata rayuan yang melebihi penyair Cinta dari Persia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar